Xiaomi 18 Ultra Batal? Oppo dan Vivo Dikabarkan Batasi Model Ultra untuk Pasar China

Xiaomi 18 Ultra Batal? Oppo dan Vivo Dikabarkan Batasi Model Ultra untuk Pasar China

Nusantaratv.com - 17 Agustus 2026

Xiaomi dikabarkan membatalkan pengembangan Xiaomi 18 Ultra. (Foto: Istimewa via Gizmochina)
Xiaomi dikabarkan membatalkan pengembangan Xiaomi 18 Ultra. (Foto: Istimewa via Gizmochina)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Xiaomi dikabarkan membatalkan pengembangan Xiaomi 18 Ultra, sementara Oppo dan Vivo disebut bakal membatasi model Ultra generasi berikutnya hanya untuk pasar China. 

Jika kabar ini benar, persaingan smartphone flagship dengan label "Ultra" di pasar global tahun depan akan berubah cukup drastis.

Melansir Gizmochina, Senin (17/8/2026), informasi tersebut datang dari leaker Kartikey Singh melalui X, yang menyebut Xiaomi telah memutuskan untuk tidak meluncurkan model Ultra pada generasi flagship berikutnya.

Dengan keputusan tersebut, seri Xiaomi 18 diperkirakan hanya terdiri dari tiga model, yakni Xiaomi 18, Xiaomi 18 Pro, dan Xiaomi 18 Pro Max. 

Posisi model tertinggi yang biasanya ditempati varian Ultra kemungkinan akan digantikan oleh Xiaomi 18 Pro Max.

Harga Komponen Memori Diduga Jadi Penyebab

Salah satu faktor yang disebut menjadi alasan pembatalan Xiaomi 18 Ultra adalah melonjaknya harga komponen memori. 

Biaya DRAM dan NAND dilaporkan meningkat tajam pada 2026 seiring tingginya permintaan dari industri AI. Kondisi tersebut dapat membuat biaya produksi ponsel flagship semakin mahal. 

Terlebih, perangkat kelas Ultra biasanya dibekali komponen premium, termasuk sistem kamera beresolusi tinggi dan konfigurasi kamera yang lebih kompleks.

Jika biaya produksi terus meningkat, harga jual smartphone Ultra berpotensi menembus level yang sulit diterima konsumen. Namun, absennya Xiaomi 18 Ultra disebut tidak akan berlangsung selamanya. 

Xiaomi diperkirakan dapat kembali menghadirkan model Ultra melalui Xiaomi 19 Ultra, yang kemungkinan meluncur pada akhir 2027 atau awal 2028, ketika harga komponen diperkirakan mulai lebih stabil.

Untuk sementara, Xiaomi 18 Pro Max disebut bakal menjadi perangkat flagship tertinggi Xiaomi.

Oppo dan Vivo Juga Dikabarkan Membatasi Model Ultra

Xiaomi bukan satu-satunya produsen yang disebut terdampak kenaikan biaya komponen. Oppo dan Vivo juga dikabarkan tengah mempertimbangkan strategi serupa untuk lini smartphone Ultra mereka.

Menurut Kartikey Singh, Oppo Find X10 Ultra dan Vivo X500 Ultra kemungkinan hanya akan tersedia di pasar China saat diperkenalkan pada paruh pertama 2027.

Padahal, generasi sebelumnya, yakni Oppo Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra, disebut telah dipasarkan secara global pada tahun ini.

Jika informasi tersebut terbukti benar, konsumen di luar China mungkin tidak akan mendapatkan penerus kedua smartphone Ultra tersebut secara resmi.

Samsung Galaxy S27 Ultra Bisa Jadi Pemain Ultra di Pasar Global

Perubahan strategi Xiaomi, Oppo, dan Vivo berpotensi memberikan keuntungan bagi Samsung. 

Jika ketiga merek China tersebut benar-benar membatasi model Ultra mereka untuk pasar domestik, Samsung Galaxy S27 Ultra bisa menjadi salah satu smartphone flagship dengan label Ultra yang paling mudah diakses konsumen di pasar global.

Sementara itu, merek-merek lain kemungkinan akan lebih mengandalkan penamaan seperti Pro Max untuk perangkat flagship kelas tertinggi mereka.

Meski demikian, seluruh informasi mengenai pembatalan Xiaomi 18 Ultra serta pembatasan Oppo Find X10 Ultra dan Vivo X500 Ultra tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh Xiaomi, Oppo, maupun Vivo. 

Karena itu, kabar ini masih sebaiknya dianggap sebagai bocoran awal dan bukan keputusan final perusahaan.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close