Nusantaratv.com - Volkswagen (VW) dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menghentikan proyek pengembangan mobil otonom terbesar yang selama ini digarap bersama Bosch.
Keputusan tersebut muncul setelah perusahaan menggelontorkan investasi sekitar €1,5 miliar atau setara Rp30,8 triliun (€1 = Rp20.550).
Melansir Carscoops, Jumat (3/7/2026), selama lebih dari satu dekade, berbagai produsen otomotif global berlomba mengembangkan teknologi pengemudian otonom yang diyakini akan menjadi masa depan industri otomotif.
Namun, perjalanan Volkswagen tampaknya tidak berjalan sesuai harapan. Pada 2022, anak perusahaan perangkat lunak VW, CARIAD, menjalin kemitraan strategis dengan Bosch untuk mengembangkan sistem modular yang mencakup teknologi bantuan pengemudi (Advanced Driver Assistance System/ADAS) hingga sistem pengemudian otonom sepenuhnya.
Teknologi tersebut dirancang agar dapat diterapkan di berbagai merek yang berada di bawah naungan Volkswagen Group, sehingga mampu meningkatkan daya saing melawan para rival seperti Tesla, Mercedes-Benz, hingga produsen otomotif berbasis teknologi asal China.
Namun, menurut laporan surat kabar Jerman Bild, proyek tersebut gagal memenuhi target internal perusahaan. Meski dana investasi yang digelontorkan telah mencapai sekitar Rp30,8 triliun, Volkswagen disebut-sebut siap menghentikan kerja sama tersebut.
Laporan itu juga menyebutkan Volkswagen masih menilai kemampuan sistem pengemudian otomatis yang dikembangkan saat ini tertinggal dibandingkan teknologi milik para pesaingnya.
Meski demikian, Volkswagen dipastikan tidak akan meninggalkan ambisinya di bidang kendaraan otonom.
Volkswagen Cari Mitra Baru
Alih-alih melanjutkan pengembangan teknologi secara mandiri bersama Bosch, Volkswagen dikabarkan akan menggandeng mitra baru untuk memasok sekaligus mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak sistem pengemudian otonom.
Strategi baru ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan teknologi sekaligus memperpendek waktu peluncuran fitur otonom generasi berikutnya.
Kendati begitu, belum diketahui apakah Volkswagen mampu memulihkan sebagian investasi besar yang telah dikeluarkan selama kerja sama dengan Bosch.
Masih berdasarkan laporan Bild, Volkswagen saat ini telah menjajaki sejumlah calon mitra baru dan berpotensi mengumumkan kerja sama sebelum akhir September.
Beberapa nama yang dinilai berpeluang menjadi partner baru adalah Mobileye, yang telah menjalin kerja sama dengan Volkswagen dalam pengembangan teknologi bantuan pengemudi, serta Rivian, mitra VW dalam pengembangan arsitektur kelistrikan dan perangkat lunak kendaraan generasi terbaru.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh