Nusantaratv.com-Ketegangan di Timur Tengah masih belum sepenuhnya mereda. Namun, Rumah Zakat bersama Nusantara TV dan lembaga NGO lainnya yang tergabung dalam Indonesia for Palestine hadir dalam misi kemanusiaan.
Mereka pergi langsung ke Kairo, Mesir memastikan bantuan bahan pokok dan kebutuhan warga Gaza tetap tersalurkan di tengah gencatan senjata.
Rencana pemberian bantuan Indonesia for Palestine telah batal dua kali selama eskalasi konflik di Timur Tengah menegang akibat perang. Di sela gencatan senjata, Lembaga Bantuan Kemanusiaan mengambil kesempatan untuk berangkat dari Jakarta menuju Kairo, Mesir.

Para relawan kemanusiaan dari Indonesia menyiapkan bantuan untuk warga Gaza
Mendarat Kairo, tim Indonesia for Palestine segera melakukan pengecekan di warehouse Al-Khair, kota Ten of Ramadan yang berjarak 62 km dari pusat kota Kairo. Dari 24 truk yang akan berangkat, tim Rumah Zakat memastikan 10 truk akan mewakili mereka dan harus memuat kotak berisi 4.800 paket food basket, 3.840 higienis kit paket yang berada di empat truk dan 1440 selimut. Bagi Rumah Zakat, momentum gencatan senjata menjadi pintu masuk kembali bantuan dari jalur Mesir dan memastikan tiap bantuan sampai ke warga Gaza.
"Saat ini kita ngambil momentum genjatan senjata antara Amerika Serikat, Israel dengan Iran. Di mana dengan peluang itu kita mengupayakan bantuan kemanusiaan berupa pangan, hygien kit dan blanket ini dapat masuk melalui pintu gerbang perbatasan Mesir dan Gaza. Bantuan yang saat ini kita persiapkan itu Insyaallah kita pastikan akan dapat diterima langsung oleh tim mitra kita yang di dalam Gaza. Yang nantinya akan membawa ke gudang di dalam Gaza dan mendistribusikannya kepada saudara-saudara kita di Gaza," ujar Humanitarian Division Head Rumah Zakat Al Razi Izzatul Yazid kepada Nusantara TV.

Reporter Nusantara TV Hasbyalloh melaporkan proses pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza
Reporter Nusantara TV Hasbyalloh melaporkan proses pengiriman bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza, mulai dari Jakarta hingga tiba di Kairo dan nantinya akan diberangkatkan ke Gaza. Hasbi menyampaikan situasi perang di kawasan Timur Tengah belum sepenuhnya reda bahkan berimbas ke Mesir.
"Meskipun situasi perang belum benar-benar mereda di kawasan Timur Tengah juga berimbas termasuk di Mesir. Perjuangan itu saya lihat dari Jakarta hingga sampai di sini. Kemudian juga melihat bagaimana proses dari pemackingan sejumlah bantuan baik itu selimut, kemudian ada juga higienis kit dan bahan pokok lainnya yang disiapkan oleh tim Indonesia for Palestine," tutur Hasby.
"Nanti kita juga akan melihat bagaimana 24 truk ini berangkat dari Mesir menuju ke perbatasan Rafa lalu ke Gaza. Semoga kita harapkan semua berjalan dengan baik tanpa ada gangguan apapun," pungkasnya.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh