Nusantaratv.com - Sehari setelah resmi diperkenalkan bersama Redmi Note 17 untuk pasar China, Redmi Note 17 Pro langsung menjalani proses pembongkaran (teardown).
Melansir GSM Arena, Jumat (17/7/2026), video yang diunggah kanal YouTube WekiHome itu memperlihatkan secara detail komponen internal ponsel terbaru Xiaomi, mulai dari kamera, baterai, hingga sistem pendinginnya.
Meski menggunakan bahasa Mandarin, video tersebut tetap mudah dipahami berkat fitur terjemahan otomatis YouTube yang mampu menjelaskan setiap tahap pembongkaran perangkat.
Proses teardown dimulai dengan melepas penutup belakang berbahan plastik. Di bagian dalamnya terlihat lapisan busa pelindung yang berfungsi meningkatkan ketahanan terhadap air dan debu.
Setelah penutup belakang dibuka, tampak modul NFC yang ditempatkan di sisi kanan kamera.
Sementara itu, sistem pembuangan panas mengandalkan lapisan film konduktif yang membentang dari baterai menuju motherboard untuk membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil.
Untuk sektor fotografi, Redmi Note 17 Pro dibekali kamera utama dengan sensor Samsung ISOCELL JN5 berukuran 1/2,76 inci. Adapun kamera depan menggunakan sensor OmniVision OV08F berukuran 1/4 inci.
Dari sisi performa, perangkat ini mengusung RAM LPDDR4X dan penyimpanan internal Samsung UFS 4.0.
Namun, kemampuan chipset Snapdragon 6s Gen 4 membuat kecepatan penyimpanan tersebut hanya dapat berjalan hingga standar UFS 3.1.
Baca Juga: Xiaomi Mulai Gulirkan HyperOS 3.3 Berbasis Android 17, Ini Daftar Ponsel yang Kebagian Lebih Dulu
Video pembongkaran juga mengungkap Redmi Note 17 Pro menggunakan sensor cahaya khusus, sedangkan sensor proximity mengandalkan teknologi ultrasonik.
Demi menekan biaya produksi, Xiaomi masih mempertahankan port USB 2.0 dan hanya menyematkan dua mikrofon.
Salah satu daya tarik utama perangkat ini adalah baterai berkapasitas 9.000 mAh yang diproduksi oleh Sunwoda dengan kandungan silikon sebesar 13 persen. Redmi turut menyertakan pengisi daya 67W dalam paket penjualan.
Berdasarkan pengujian yang ditampilkan WekiHome, konsumsi daya puncak saat pengisian mencapai 54,7W, sementara proses pengisian baterai dari 1 persen hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 84 menit.
Untuk layar, tingkat kecerahan maksimum secara manual tercatat mencapai 863 nits, meningkat menjadi 968 nits saat berada di bawah sinar matahari. Dalam mode High Brightness (HBM), layar mampu menyentuh 1.100 nits.
Bahkan, pada tingkat kecerahan rendah, layar mencatat puncak lebih dari 3.500 nits pada level 10 persen dan melampaui 3.800 nits pada level 1 persen.
Di balik layar juga terdapat ruang uap (vapor chamber) berbahan baja tahan karat seluas 4.700 mm² yang berfungsi meningkatkan efisiensi pendinginan saat ponsel digunakan untuk aktivitas berat.
Sementara itu, rangka luar Redmi Note 17 Pro masih menggunakan material plastik.
Namun, Xiaomi membekali rangka bagian dalam dengan paduan HZH5.9 yang diklaim memiliki tingkat kekakuan sekitar 30 persen lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya, sehingga meningkatkan daya tahan struktur perangkat.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh