Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto mengusulkan nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI).
Usulan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) yang telah diserahkan pemerintah kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin 10 Agustus 2026.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, selain mengusulkan calon Gubernur BI, pemerintah juga menyetor nama satu calon Deputi Gubernur Senior dan juga calon Deputi Gubernur ke DPR.
"Hari ini atas petunjuk presiden secara resmi kami diutus dan ditugaskan untuk serahkan beberapa surpres ke DPR. Kami serahkan beberapa surpres, pertama mengenai calon definitif Gubernur BI, beserta calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan untuk Deputi Gubernur karena jumlahnya berkurang satu," ucap Prasetyo.
Prasetyo menegaskan, pemerintah hanya mengajukan satu nama calon Gubernur BI kepada DPR. Nama yang diusulkan tersebut adalah Destry Damayanti.
"Namanya tunggal. Satu nama, yaitu atas nama ibu Destry Damayanti yang sekarang menjabat pejabat gubernur sementara," lanjutnya.
Profil Destry Damayanti
Destry Damayanti merupakan ekonom senior Indonesia yang saat ini dipercaya sebagai pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo.
Sebelum mengemban tugas tersebut, dia menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019 dan kembali memperoleh perpanjangan masa jabatan pada 2024.
Lahir di Jakarta, Destry menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Dia kemudian melanjutkan studi ke Cornell University, New York, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Science di bidang Regional Science.
Karier profesionalnya dimulai sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada periode 2000-2003.
Setelah itu, dia kembali ke dunia akademik sebagai peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.
Di sektor keuangan, Destry dikenal sebagai ekonom pasar. Dia pernah menjabat Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011 sebelum dipercaya menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015.
Pada periode yang sama, ia juga memimpin Satuan Tugas Ekonomi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 2014-2015.
Pengalaman Destry kemudian berlanjut di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai Anggota Dewan Komisioner untuk periode 2015-2019.
Selama bertugas di LPS, ia berperan dalam memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional serta merumuskan kebijakan penjaminan simpanan.
Pada 29 Juli 2019, Presiden mengangkat Destry sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk masa jabatan 2019-2024.
Setelah masa jabatan pertamanya berakhir, ia kembali dipercaya menduduki posisi yang sama mulai Mei 2024.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh