Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan (menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pengusutan terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Permintaan tersebut disampaikan karena praktik penyelundupan masih banyak ditemukan.
"Menteri keuangan usut bea cukai juga. Tugasmu jaga penyelundupan kenapa masih banyak penyelundupan di situ," ujar Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI, Jumat, 14 Agustus 2026.
Prabowo menyebut permintaan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi Bea Cukai agar lebih serius memberantas berbagai bentuk penyimpangan dan penyelundupan yang dapat merugikan masyarakat.
"Gak ada masalah kita justru menantang mereka berbuat yang berbaik. Mereka anak-anak kita harus kita tegakkan rakyat kita tidak mau terima ketidakadilan, tidak mau lagi penyelewengan mereka," tegasnya.
Kinerja Bea Cukai sebelumnya memang telah menjadi perhatian Prabowo sejak akhir 2025. Bahkan, Presiden sempat memberikan peringatan bahwa apabila tidak ada pembenahan dalam waktu satu tahun, Bea Cukai berpotensi dibubarkan dan digantikan oleh Société Générale de Surveillance (SGS).
Namun, rencana tersebut belakangan tidak lagi mencuat seiring adanya penilaian bahwa kinerja Bea Cukai mulai mengalami perbaikan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengatakan Prabowo telah mengapresiasi sejumlah pembenahan yang dilakukan DJBC. Perbaikan tersebut antara lain melalui penguatan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran barang ilegal.
"Kalau kita lihat dari penghargaan atau dari pidato presiden ke Bea Cukai Pak Prabowo sudah melihat ada perbaikan yang signifikan dari Bea Cukai," tutur Purbaya beberapa waktu lalu di kantornya, dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.
Purbaya juga menyebut sikap Prabowo terhadap Bea Cukai kini menunjukkan adanya perkembangan positif dibandingkan sebelumnya.
"Kalau dulu dia bilang bubarkan, sekarang dia pernah bilang di salah satu rapat dengan kabinet, Bea Cukai bisa diperbaiki dan harus diperbaiki, itu adalah signal yang clear, ada perkembangan positif di Bea Cukai yang diakui oleh pimpinan kita," tegasnya.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh