Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk segera mengatasi kekurangan tenaga kesehatan (nakes) di sekitar 4.000 puskesmas yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Instruksi tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Koordinasi Program Strategis Presiden di Gedung Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.
"Menteri Kesehatan ini juga kami minta, kita minta untuk melakukan pendataan terhadap kebutuhan tenaga-tenaga kesehatan kita, terutama di daerah-daerah 3T," kata Prasetyo.
Menurutnya, pemerintah kini menaruh fokus besar pada pemenuhan tenaga kesehatan, terutama di wilayah 3T yang selama ini masih menghadapi keterbatasan layanan medis.
Dari hasil laporan yang diterima, sekitar 4.000 dari total kurang lebih 10.000 puskesmas di Indonesia masih belum memiliki tenaga medis yang cukup, baik dokter umum maupun dokter gigi.
"Tadi beliau (Menkes) melaporkan bahwa dari sekian 10.000 kurang lebih puskesmas, masih ada kurang lebih 4.000 yang di situ belum memiliki tenaga medis, dokter, maupun terutama dokter gigi juga sangat kurang," katanya.
Kondisi kekurangan tersebut paling terasa di wilayah 3T yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa berbagai langkah telah disiapkan untuk mengatasi persoalan ini, termasuk melalui skema baru pemberian insentif bagi tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis.
Menkes menyampaikan bahwa dokter spesialis yang bertugas di wilayah 3T akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp30 juta setiap bulan.
Selain dukungan finansial, pemerintah juga mempercepat pembangunan hunian yang layak bagi tenaga kesehatan serta mendistribusikan peralatan medis modern melalui program SIHREN guna mendukung pelayanan di daerah terpencil.
Hingga awal tahun ini, pemerintah juga telah menambah ratusan tenaga kesehatan secara bertahap guna mengisi kekosongan layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama di berbagai daerah di Indonesia.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh