Penyerapan Tenaga Kerja Februari 2026 Tembus 147,67 Juta, Industri Ambil Porsi 13,57 Persen

Penyerapan Tenaga Kerja Februari 2026 Tembus 147,67 Juta, Industri Ambil Porsi 13,57 Persen

Nusantaratv.com - 05 Mei 2026

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (BPS)
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (BPS)

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah penduduk yang bekerja pada Februari 2026 mencapai 147,67 juta orang. Angka tersebut bertambah sekitar 1,896 juta orang dibandingkan Februari tahun sebelumnya.

Kenaikan ini menunjukkan tren perbaikan di pasar tenaga kerja, sejalan dengan kondisi ekonomi nasional yang tetap kuat.

Dari sisi sektoral, industri menjadi salah satu kontributor penting dengan menyerap 13,57 persen tenaga kerja. Hal ini mencerminkan meningkatnya aktivitas produksi di berbagai wilayah.

Di sisi lain, sektor pertanian masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 28,78 persen. Sementara perdagangan besar dan eceran menyusul dengan porsi sekitar 17,95 persen pada Februari 2026.

“Peningkatan jumlah penduduk bekerja diikuti penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari 4,76 persen pada Februari 2025 menjadi 4,68 persen pada Februari 2026. Jumlah pengangguran juga menurun dari 7,28 juta orang menjadi 7,24 juta orang pada periode yang sama,” ungkap Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti pada konferensi pers di Jakarta, Selasa 5 Mei 2026.

Dari total 219,54 juta penduduk usia kerja, sebanyak 154,91 juta orang termasuk dalam angkatan kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat sebesar 70,56 persen.

Selain kuantitas, kualitas pekerjaan juga mengalami perbaikan. Porsi pekerja penuh waktu meningkat, sementara jumlah pekerja setengah menganggur menurun, yang menunjukkan kondisi kerja yang lebih stabil.

Secara keseluruhan, tiga sektor utama—pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri—masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar. Ketiganya mencakup 60,29 persen dari total tenaga kerja dan berperan penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close