Momen Pemantik Semangat TNI Bekerja 24 Jam Bangun Jembatan

Momen Pemantik Semangat TNI Bekerja 24 Jam Bangun Jembatan

Nusantaratv.com - 20 Januari 2026

Prajurit TNI tanpa lelah bekerja bergantian dalam 24 jam tanpa henti membangun sejumlah jembatan. (Foto: Istimewa)
Prajurit TNI tanpa lelah bekerja bergantian dalam 24 jam tanpa henti membangun sejumlah jembatan. (Foto: Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Upaya pemulihan akses transportasi pasca-banjir bandang di Aceh terus dikebut.

Di tengah keterbatasan medan dan kondisi lapangan yang berat, prajurit TNI bekerja tanpa mengenal waktu demi membangun kembali jembatan-jembatan darurat yang menjadi urat nadi aktivitas warga.

Salah satu pemantik semangat para personel TNI bekerja 24 jam di lapangan, menurut keterangan Komandan Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga, Letkol Czi Rudy Haryanto, adalah ketika melihat langsung kondisi masyarakat yang terpaksa menyeberang sungai dengan cara berbahaya demi bisa melanjutkan perjalanan.

"Kita melihat kondisi masyarakat yang harus menyeberang menggunakan sampan, bahkan ada yang membentangkan tali dan menggunakan keranjang, Melihat kondisi seperti itu hati kami terketuk," kata Rudy dalam wawancara Sinergi Indonesia di YouTube Bakom RI, dikutip Senin (19/1/2026).

Dorongan kemanusiaan itu membuat TNI berupaya menyelesaikan pekerjaan dalam waktu sesingkat mungkin. Para prajurit bekerja 24 jam penuh dan dibagi dalam sistem shift agar pembangunan jembatan dapat dilakukan sepanjang hari.

"Supaya jembatan itu bisa dapat segera terbangun. Apalagi di sana juga, di lokasi tersebut, merupakan tempat pertemuan," jelasnya.

Rudy juga menuturkan, ada momen yang begitu membekas ketika melihat warga berjalan kaki dari Takengon menembus lumpur demi bertemu keluarganya. Pemandangan itu, katanya, semakin menguatkan tekad prajurit untuk segera membuka akses yang terputus.

"Itu juga mengetuk hati kami dan prajurit-prajurit untuk dapat membangkitkan semangat untuk bisa segera membangun jembatan," terangnya.

Dia mengungkapkan, kerja keras tersebut bahkan membuat sebagian personel mengesampingkan kebutuhan dasar mereka karena fokus menyelesaikan tugas kemanusiaan.

"Itu aparat-aparat di lapangan itu sampai tidur saja juga tidak, makan juga sudah tidak dipikirkan," bebernya.

Rudy menegaskan bahwa TNI akan terus bekerja maksimal membantu pemulihan Aceh. Ia juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar proses pemulihan berjalan lancar dan para personel tetap dalam kondisi sehat.

"Kalau pada masyarakat Aceh, kami semua selama 24 jam terus-menerus bekerja untuk membantu memulihkan keadaan. Kami minta mohon doanya bersabar dan kita hadapi ini semuanya bersama. Pemerintah tidak tidur, pemerintah terus berupaya," paparnya.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat mendoakan prajurit TNI agar terus dalam keadaan sehat. "Kami terus dapat membantu masyarakat sehingga kondisi Aceh bisa pulih seperti sedia kala," tukasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close