Nusantaratv.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menegaskan bahwa pemberdayaan dan pendampingan menjadi dua kunci utama dalam memaksimalkan pembangunan desa di Indonesia.
Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya dengan pemberian modal, tetapi harus disertai pendampingan yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Yandri saat audiensi bersama jajaran direksi ANTARA dan TVRI di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta.
Ia menilai media massa memiliki peran strategis dalam mendukung pemberdayaan desa, termasuk melalui publikasi kisah sukses dan praktik baik dari berbagai daerah.
Yandri mengungkapkan, saat ini Kemendes PDT tengah menjalankan 12 Rencana Aksi pembangunan desa.
Program tersebut meliputi revitalisasi BUMDes, penguatan ketahanan pangan, energi dan air, hilirisasi produk unggulan desa, pengembangan desa ekspor, hingga digitalisasi dan desa wisata.
Selain itu, rencana aksi juga mencakup peningkatan investasi desa, penguatan tata kelola dan pengawasan, desa berketahanan iklim, desa tangguh bencana, serta percepatan pembangunan daerah tertinggal.
Seluruh program tersebut, menurut Yandri, hanya akan optimal jika disertai pendampingan intensif dan kolaborasi lintas sektor.
(Sumber: Antara)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh