Nusantaratv.com-Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang luas bagi masyarakat untuk menyampaikan saran serta masukan terkait pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah ini diambil lantaran tiap daerah dinilai memiliki dinamika dan tantangan yang beragam.
"Kami memberikan ruang kepada publik untuk memberikan saran dan pendapat karena kami menyakini jika Koperasi Desa Merah Putih di setiap daerah miliki tantangan masing-masing," kata Mendes Yandri saat membuka Seminar Nasional Kopdes Merah Putih di Provinsi Lampung, Jumat (4/9), dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta.
Kegiatan yang diinisiasi lewat kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian PDT, dan sepuluh asosiasi desa ini dirancang sebagai wadah edukasi publik. Melalui forum tersebut, pemerintah berharap dapat meluruskan informasi sekaligus mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait arah kebijakan program.
Dilansir dari Antara, saat ini, program KDKMP tengah memasuki tahap finalisasi pembangunan lebih dari 35.000 unit gudang dan gerai. Mendes Yandri pun mengimbau publik untuk bersabar dan aktif mengawal proses penyelesaiannya agar sarana tersebut bisa segera beroperasi secara optimal.
Di sisi lain, penguatan koperasi desa ini ditempatkan sebagai bagian penting dari agenda besar nasional. Program ini diarahkan untuk mendukung Astacita ke-6 pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun Indonesia dari pinggiran serta mempercepat pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan dari tingkat tapak.
"Kopdes Merah Putih menjadi alat yang terukur untuk memastikan semua program Pemerintah bisa kita kawal hingga level desa," kata mantan Wakil Ketua MPR RI itu.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh