Nusantaratv.com - Mazda berjanji menghadirkan teknologi hybrid bensin-listrik yang berbeda dari para pesaingnya.
Pabrikan asal Jepang itu mengklaim sistem hybrid buatannya mampu mengatasi salah satu keluhan terbesar pengguna mobil hybrid saat ini, yakni respons akselerasi yang dinilai kurang natural saat pedal gas diinjak.
Melansir Drive, Jumat (12/6/2026), teknologi hybrid terbaru Mazda dijadwalkan meluncur di Amerika Serikat (AS) pada 2027 sebelum diperkenalkan ke pasar global.
Sistem ini akan debut pada Mazda CX-5 generasi ketiga yang baru saja diperkenalkan. Dalam peluncuran model terbaru tersebut, Manajer Program Mazda CX-5, Koichiro Yamaguchi, mengungkapkan pengalaman berkendara menjadi fokus utama dalam pengembangan sistem hybrid Mazda.
Menurutnya, banyak mobil hybrid di pasaran masih memiliki jeda antara input pedal gas dan respons kendaraan saat berakselerasi. Hal itu membuat sensasi berkendara terasa kurang alami dibanding mobil bermesin konvensional.
"Saya telah mencoba banyak sistem hybrid dari berbagai merek, tetapi belum ada yang benar-benar memuaskan. Karena itu kami mengembangkan sistem hybrid Mazda yang unik dan mampu memberikan pengalaman berkendara sesuai harapan," ujar Yamaguchi.
Meski tidak menyebut merek tertentu, Yamaguchi menilai kualitas sebuah sistem hybrid tidak hanya ditentukan oleh efisiensi bahan bakar, tetapi juga seberapa baik kendaraan merespons perintah pengemudi.
"Hal terpenting adalah bagaimana sistem penggerak merespons saat pedal gas diinjak. Respons akselerasi yang nyaman dan natural menjadi faktor utama dalam menilai sebuah sistem hybrid," katanya.
Saat ini, Mazda CX-5 Hybrid akan bersaing langsung dengan sejumlah SUV hybrid populer seperti Toyota RAV4 Hybrid, Subaru Forester Hybrid, Honda CR-V Hybrid, Hyundai Tucson Hybrid, dan Kia Sportage Hybrid.
Di antara para rival tersebut, Toyota RAV4 masih menjadi pemimpin pasar berkat kombinasi efisiensi bahan bakar dan performa yang kompetitif.
Mazda sendiri belum mengungkapkan detail spesifikasi maupun target performa sistem hybrid barunya. Namun, perusahaan memastikan teknologi tersebut akan menawarkan efisiensi bahan bakar yang mampu bersaing di kelasnya tanpa mengorbankan kenikmatan berkendara.
Untuk mewujudkan target tersebut, Mazda tengah mengembangkan mesin generasi baru bernama SkyActiv-Z. Mesin ini dirancang menggabungkan keunggulan teknologi mesin bensin dan diesel guna menghasilkan efisiensi pembakaran yang lebih tinggi.
"SkyActiv-Z akan menjadi mesin yang sangat efisien. Namun, seperti mesin efisien lainnya, ada tantangan dalam penyaluran tenaga pada putaran rendah. Karena itu kami memanfaatkan sistem elektrifikasi untuk menutupi kekurangan tersebut," jelas Yamaguchi.
Mazda menegaskan kombinasi mesin SkyActiv-Z dan sistem hybrid terbaru akan menghadirkan konsumsi bahan bakar yang kompetitif sekaligus mempertahankan karakter berkendara yang menjadi ciri khas merek tersebut.
Sebagai gambaran, Toyota RAV4 Hybrid AWD saat ini mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 4,6 liter per 100 kilometer.
Sementara Subaru Forester Hybrid berada di angka 6,2 liter per 100 km, Hyundai Tucson dan Kia Sportage Hybrid sekitar 5,3 liter per 100 km, sedangkan Honda CR-V Hybrid mencatat 5,5 liter per 100 km.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh