Nusantaratv.com-Pertandingan babak 7 JAPFA FIDE Rated, Senin (25/5/2026) menghadirkan partai menarik dari laga International Master (IM) Muhammad Lutfi Ali 2340 versus pecatur muda IM Satria Muda Cahaya 2405. Keduanya bertarung sengit hingga 'adu ilmu' dalam permainan akhir (ending). Pertandingan akhirnya berakhir remis di langkah ke-56.
Pertarungan di permainan akhir terjadi setelah Lutfi dan Duta melakukan pertukaran Benteng di langkah ke-30-an. Lutfi yang memegang buah hitam kini hanya memiliki satu Kuda. Sementara Duta tinggal mengandalkan Gajah putih. Keduanya sama-sama punya empat bidak.
Dengan pergerakan Kudanya yang dinamis Lutfi lebih berpeluang untuk membukukan kemenangan. Sementara bagi Duta hasil remis adalah opsi terbaik. Karena Gajah putih nya praktis tak bisa melakukan tekanan. Apalagi empat bidak Lutfi seluruhnya berada di petak hitam. Dan Lutfi memiliki satu bidak bebas di D6 yang berpeluang besar melenggang ke petak promosi.
Namun Duta tak mau menyerah begitu saja. Ia mulai menggerakkan dua bidaknya di A3 dan B2 untuk mengganggu pergerakkan Kuda Lutfi. Karena mau tak mau Lutfi harus mendorong bidaknya ke A4 untuk menghadang laju bidak Duta. Akibatnya Kuda Lutfi menjadi pasif karena harus mengawal bidak di A4 yang terancam dipukul Gajah Duta di B5.
"Ya jadi kuda saya mati, tidak bisa dapat tempo. Kepatok di C5. Karena kalau bergerak hilang pion saya di A4," ujar Lutfi saat ditanya awak media usai pertandingan.
"Jadi sekilas kelihatannya kayak menang. Cuman kalau dikalkulasi lebih dalam Kudanya jadi jelek," imbuhnya.
Lutfi dan Duta akhirnya sepakat remis di langkah ke-56. Keduanya sama-sama menyadari tak mungkin memaksakan kemenangan.
Lutfi mengaku kurang puas dengan hasil remis dari laga lawan Duta.
"Karena tadi ada peluang untuk menang. Tapi karena kalkulasinya kurang matang jadi salah mengambil keputusan," tandasnya.
Hasil remis dengan Duta membuat Lutfi kehilangan peluang untuk mengambil alih pimpinan klasemen sementara Kategori Open (elo rating di atas 2009) dari tangan GM Novendra Priasmoro 2408 yang juga bermain remis lawan IM Aditya Bagus Arfan 2370.
Lutfi dan Novendra sama-sama mengemas 5,5 poin dari 7 babak yang sudah dimainkan. Namun posisi puncak klasemen sementara tetap dikuasai Novendra karena unggul tiebreak 28 berbanding 26. Keduanya ditempel ketat oleh Satria Duta yang juga mengoleksi 5,5 poin.
Besok, Selasa (26/5/2026) gelaran JAPFA FIDE Rated 2026 akan memasuki hari terakhir dengan mempertandingkan babak 8 dan babak 9. Di babak 8 yang berlangsung pagi hari, Lutfi akan berhadapan dengan unggulan pertama GM Susanto Megaranto 2476 yang juga mengemas 5,5 poin. Sedangkan GM Novendra Priasmoro ditantang IM Satria Duta Cahaya.
Kategori Challenger
Persaingan di Kategori Challengger (elo rating di bawah 200) yang diikuti 150 pecatur juga masih seru dan menegangkan. Sejumlah peserta masih sama-sama berpeluang untuk merebut gelar juara
Puncak klasemen sementara kini diduduki Marrhuimawan Maximiliano 1887 dengan 6,5 poin. Disusul Sudung Tampubolon 1967 yang juga mengoleksi 6,5 poin dan Herman Hazboellah yang mengoleksi 6 poin di urutan ketiga.
Besok, Maximiliano dan Sudung akan bertarung untuk mengukuhkan dominasi mereka di puncak klasemen. Di laga lainnya Firjatullah Rafa 1850 akan berhadapan dengan Syafrizal Martes 1895.
JAPFA FIDE Rated 2026 diikuti sebanyak 350 pecatur dari dalam dan luar negeri yang bertanding di dua kategori yaitu Kategori Open dan Kategori Challengger. Ratusan peserta tersebut bertanding catur standar (klasik) selama 9 babak untuk memperebutkan total hadiah Rp180 juta. Selain gelar juara dan hadiah uang, para pemenang juga dapat meningkatkan nilai elo rating mereka.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh