Duh! 33 Ribu Lebih Xpeng X9 Ditarik, Masalah Suspensi Udara Picu Risiko Keselamatan

Duh! 33 Ribu Lebih Xpeng X9 Ditarik, Masalah Suspensi Udara Picu Risiko Keselamatan

Nusantaratv.com - 24 Juli 2026

Sebanyak 33 ribu lebih Xpeng X9 ditarik akibat cacat suspensi Udara. (Foto: Xchuxing via CarsNewsChina)
Sebanyak 33 ribu lebih Xpeng X9 ditarik akibat cacat suspensi Udara. (Foto: Xchuxing via CarsNewsChina)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Produsen mobil listrik asal China, Xpeng, mengumumkan penarikan (recall) besar-besaran terhadap 33.473 unit MPV X9 setelah ditemukan cacat pada sistem suspensi udara yang berpotensi mengganggu keselamatan berkendara, terutama saat kendaraan digunakan di lingkungan bersuhu dan berkelembapan tinggi.

Melansir CarNewsChina, Jumat (24/7/2026), berdasarkan pemberitahuan resmi kepada State Administration for Market Regulation (SAMR) dengan nomor penarikan S2026M0082V, recall mencakup Xpeng X9 yang diproduksi pada 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025. Program penarikan ini akan mulai berlaku pada 28 Agustus 2026.

Masalah tersebut berasal dari ketidakkonsistenan proses produksi yang memengaruhi kekedapan udara pegas suspensi depan.

Dalam penggunaan jangka panjang di wilayah dengan suhu tinggi dan kelembapan tinggi, komponen tersebut berpotensi mengalami kebocoran udara secara perlahan.

Jika kondisi itu terjadi, sistem akan menampilkan lampu peringatan dan notifikasi pada panel instrumen.

Namun dalam kasus yang lebih serius, kebocoran dapat menyebabkan gangguan pengendalian kendaraan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Sebagai solusi, Zhaoqing Xpeng New Energy Investment Co., Ltd. akan mengganti secara gratis rakitan pilar geser pegas udara depan dengan komponen yang telah disempurnakan pada seluruh kendaraan terdampak.

Sementara itu, kendaraan yang sebelumnya sudah menggunakan komponen versi terbaru tidak perlu mengikuti program recall ini.

Penarikan tersebut muncul setelah banyak pemilik X9, terutama di wilayah Chongqing, melaporkan kerusakan suspensi saat gelombang panas melanda.

Sejumlah pengguna mengaku sasis kendaraan tiba-tiba amblas di salah satu sisi, bahkan seluruh bagian kendaraan turun saat sedang dikendarai.

Sebelumnya, layanan pelanggan Xpeng sempat menjelaskan beberapa peringatan tersebut disebabkan oleh mode perlindungan termal, yakni kondisi ketika kompresor suspensi mengalami panas berlebih akibat penyesuaian tinggi kendaraan yang terlalu sering pada cuaca ekstrem.

Namun, dalam pengumuman recall terbaru, Xpeng mengakui akar permasalahan bukan hanya perlindungan termal, melainkan cacat pada komponen perangkat keras yang menyebabkan kebocoran udara pada sistem suspensi.

Xpeng X9 merupakan MPV listrik premium berkapasitas tujuh penumpang yang resmi dipasarkan pada Januari 2024.

Mobil ini dijual dengan kisaran harga 359.800 hingga 419.800 yuan atau sekitar Rp954 juta hingga Rp1,1 miliar (kurs Rp2.653 per yuan). Pada semester pertama 2026, penjualan kumulatif X9 mencapai 13.324 unit.

Ini menjadi penarikan kendaraan berskala besar kedua yang dilakukan Xpeng dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Sebelumnya, pada September 2025, perusahaan juga menarik kembali 47.490 unit Xpeng P7+ akibat masalah pada motor power steering.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close