Nusantaratv.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai perayaan bertajuk "Harmoni Imlek Nusantara" mempertegas posisi Indonesia sebagai negara majemuk yang menghargai perbedaan identitas.
Usai menghadiri Puncak Perayaan Imlek 2577 di Jakarta, Sabtu, AHY menyampaikan perayaan tersebut menjadi pesan kuat bahwa bangsa Indonesia menghormati seluruh latar belakang budaya, termasuk warga Tionghoa.
Dia hadir mengenakan pakaian tradisional Tionghoa Changshan bernuansa merah hati. Menurut AHY, perayaan tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.
Baca Juga: Prabowo: Imlek Tahun Ini Berdampingan dengan Ramadan, Momentum Persatuan dan Persaudaraan
Dia menilai momen tersebut menunjukkan toleransi hidup dan tumbuh di Indonesia, di mana berbagai identitas dapat dirayakan secara bersamaan dalam semangat persatuan.
AHY juga berharap Tahun Kuda Api 2026 atau 2577 Kongzili membawa energi positif bagi Indonesia untuk terus bertransformasi menjadi negara yang semakin maju dan sejahtera.
Festival Tahun Baru Imlek Nasional 2026 digelar di Lapangan Banteng dengan menampilkan ragam seni dan tradisi, mulai dari taichi, silat, wingchun, wushu, barongsai hingga atraksi drone.
Perayaan juga berlangsung di sejumlah kota lain seperti Palembang, Singkawang, Medan, Manado, Makassar, dan Pontianak hingga perayaan Cap Go Meh, menghadirkan festival lampion dan bazar kuliner sebagai wujud harmoni kebangsaan.
(Sumber: Antara)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh